PEJUANG YANG DINANTIKAN, SELAMAT DATANG !


Jum’at 6 Sya’ban/8 Agustus 2008

Sinar berseri menghias wajah-wajah kumpulan orang-orang berbaju dan berkopyah putih. Sesekali gelak tawa terdengar dari mereka. Mereka sepertinya sedikitpun tidak peduli dengan pandangan mata banyak orang sekitar yang sesekali memperhatikan mereka dengan pandangan menyelidik, siapa mereka? ada apa mereka berkumpul di sini.

Pertanyaan orang-orang yang sejak tadi memperhatikan suasana meriah penuh tawa dari para berkopyah akhirnya terjawab, begitu dari ruang kedatangan penumpang, muncul seorang tinggi berjubah putih. Orang tersebut memang tidak kelihatan berkulit kuning langsat, tetapi wajahnya begitu bersih, cerah dan mengundang mata untuk lama menatapnya. Melihat kedatangannya, kumpulan berkopyah segera menghambur ke arahnya. Satu persatu bergantian berpelukan dengannya. Ada rasa haru menyeruak dalam hati menyaksikan pertemuan para sahabat yang telah terpisah 12,5 tahun atau sejak 1994 lalu itu.
Setelah beberapa saat saling melempar senyum tawa sepuasnya. Kelompok manusia aneh itu lalu bergeser mencari tempat yang lebih tepat untuk meneruskan pelampiasan rasa rindu. Satu persatu orang berjubah bertemu dengan keluarga. Mulai Ibu Nyai Mashlahah, lalu tak lama kemudian rombongan Ustadz Ali Parengan dan keluarga. “Ayo mungkin ingin merasakan makanan di restoran sini. Mari aku temani?” tawaran ustadz Ali ini hanya disambut tawa dan senyum dari orang berjubah.
Beberapa saat kemudian, drama mengharukan barulah sampai pada puncaknya ketika rombongan Abi Ihya’ dan keluarga datang. Orang berjubah segera menyambut dan mencium tangan Abi dan lalu keduanya pun berpelukan beberapa lama. Dua orang kakak beradik itu kemudian mengajak seluruh yang hadir foto bersama. Dan diteruskan foto sekeluarga. Setelah dirasa cukup seluruh rombongan meluncur ke markas PERSYADA di Ketintang. Selamat datang, wahai pejuang yang kami nantikan. Selamat datang Ustadz Syifa’ yang kami rindukan meski sebelumnya banyak dari kami yang belum pernah bertemu denganmu. Selamat untuk PERSYADA, semoga mendapatkan suntikan dan semangat baru untuk terus maju.
dilaporkan oleh : Masyhuda alMawwaz

foto bareng2 setelah melepas kangen
Share on Google Plus

About Bapak e Muhammad

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar.. tapi mohon maaf untuk spam akan kami hapus langsung.